ContohLaporan Keuangan Bisnis/Usaha Kue. Untuk memudahkan proses dalam langkah membuat contoh laporan bisnis kuliner usaha kue sederhana, dapat mengikuti contoh laporan keuangan sederhana usaha kecil bisnis kue ini, karena nantinya dilengkapi dengan penjelasan pencatatan keuangan dari bisnis atau usaha kue yang dijalankan.. Contoh : Yunita memiliki bisnis kue basah dan di bulan maret memiliki
DocPempek Bunting Perencanaan Pendirian Usaha Pempek. Proposal usaha pempek. Rasanya juga enak nikmat dan telah dikenal oleh masyarakat sehingga saya yakin bahwa usaha ini layak saya jalankan. Proposal Usaha Pempek. 15000 dan Siti Rasikaesti Dewi sebesar Rp20000 dengan mendapatkan keuntungan bersih sebesar Rp10000 per hari.
Pihakpanitia menyasar penggiat usaha kuliner kreatif untuk mengisi festival tersebut. Tiket masuknya hanya Rp 5.000 dan pengunjung bisa membeli aneka makanan unik dari 130 stan yang berpartisipasi. Sebut saja seperti kue cubit, berbagai jenis es krim, churros, mocha hingga cotton candy. Sebagian besar kuliner yang tengah populer di Yogyakarta.
Namun jika Anda kreatif dan mau berinovasi, kemungkinan untuk sukses tidak terbatas. Berikut beberapa contoh bisnis makanan dan minuman yang bisa dijalankan di rumah: 1. Jual Minuman Dingin. Setiap orang perlu minum air putih setiap hari, apalagi saat cuaca panas, minuman dingin paling baik untuk menghilangkan dahaga.
Mulaidari buka usaha kuliner, wisata kuliner, festival kuliner dan lain sebagainya. Proses Kuliner. Proses kuliner tetap mengacu pada penyelenggaraan kuliner itu sendiri, yang dalam praktinya, melibatkan berbagai aspek dibawah ini seperti: Untuk contoh saja, di bawah ini akan disajikan contoh kuliner dari Sumatera Barat, diantaranya: 1
Konsep5 W + 1 H dapat digunakan dalam perencanaan bisnis. Kelengkapan dalam berita dapat diterjemahkan dalam kelengkapan dalam perencanaan bisnis. Rencana bisnis bukanlah sesuatu yang harus sempurna dan kompleks. Perencanaan bisa jadi berbentuk sederhana tetapi mungkin untuk dilakukan oleh pengelolaanya. Meski bagus, perencanaan bisnis yang rumit akan memberikan beban tersendiri bagi pengelola.
Ditelevisi, berita juga dibacakan dan disertakan visual rekaman atau ilustrasi atas peristiwa yang dilaporkan. Berikut beberapa contoh teks berita yang diterbitkan di identifikasi unsurnya (5W + 1H): 1. 37 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Keputran Surabaya Ditutup Sepekan.
Kitabiasa mengenal konsep 5w+1h dalam istilah jurnalistik. Download Gambar. Source: www.academia.edu. Minimal, setelah membaca ulasan ini, nantinya anda mulai bisa untuk menerapkan pola amati tiru modifikasi (atm) dalam. Contoh analisa usaha bakso daging sapi. Kalimat ini biasanya menggunakan kata tanya di dalamnya. Adapun nama usaha yang
znYVd. Sumber UnsplashBisnis kuliner adalah salah satu bisnis yang tidak akan ada matinya selama setiap individu masih membutuhkan makanan untuk bertahan hidup. Tak hanya itu, tersedianya bisnis kuliner juga menjadi solusi bagi orang-orang yang senang makan, namun tidak bisa memasak ataupun orang yang suka memasak namun sedang tidak ingin memasak sendiri. Pilihan bisnis kuliner yang beragam juga menjadi opsi makanan atau camilan agar menu sehari-hari yang dikonsumsi tidak membosankan. Jadi, bisnis kuliner memiliki peluang yang amat besar dan memiliki target konsumen yang luas. Pada masa pandemi seperti ini pun, orang-orang lebih memilih untuk berdiam di rumah dan memesan makanan secara online demi mematuhi protokol kesehatan. Peluang untuk menghadirkan sebuah bisnis kuliner yang dapat memenuhi kebutuhan makanan di rumah–baik itu makanan berat ataupun ringan–pun menjadi semakin besar target Anda sedang ingin memulai bisnis kuliner rumahan yang dapat dipasarkan secara mudah ataupun online, beberapa ide bisnis kuliner di bawah ini bisa menjadi referensi untuk Anda coba.1. Kopi Botolan atau Susu BotolanSumber Cosmopolitan IndonesiaBisnis minuman memang sedang sangat berkembang di pasaran, hal ini dikarenakan banyak kafe yang tersendat akibat pandemi. Dari larangan dine-in saat PSSB hingga masyarakat yang enggan untuk nongkrong di kafe. Minuman seperti kopi atau susu merupakan beberapa contoh minuman yang banyak digemari oleh masyarakat luas untuk menjadi teman bersantai dan menikmati camilan. Tak ayal, banyak pula orang yang menjadikan kedua minuman tersebut sebagai bisnis bisnis minuman seperti ini sudah banyak ditemukan di pasaran, apabila Anda juga ingin mencoba menjualnya, Anda harus mencoba mengkreasikan minuman kopi atau susu yang ingin dijual. Salah satunya adalah dengan menghadirkan kemasan yang menarik, seperti membuatnya dalam ukuran botol, dan juga memilih desain font brand kopi/susu Anda yang menarik tak lupa, pastikan rasa minuman yang Anda jual juga berkualitas dan memiliki keunikannya sendiri ya!2. Frozen FoodSumber PinterestFrozen food dapat dijadikan lauk yang sangat praktis dan juga bisa dijadikan makanan ringan. Pilihannya sudah sangat beragam, mulai dari bakso, sosis, nugget, bento, ramen, donat, dll yang murah meriah dan juga enak. Target konsumen ini sangat luas mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Peluang mereka untuk repeat order juga sangat tinggi, asalkan Anda bisa menyediakan produk yang variatif, menjaga kualitas produk, kualitas pelayanan, dan kecepatan pengiriman.3. Paket Daging Grill & Shabu-ShabuSumber PinterestUntuk sebagian orang yang hobi berkuliner, pandemi ini tidak boleh menjadi halangan bagi mereka untuk berpesta daging grill atau shabu-shabu. Ada banyak orang yang sampai berusaha membeli alat panggangan dan rebusannya sendiri hanya demi menikmati nikmatnya sajian daging grill dan shabu-shabu di tersebut menjadi peluang lainnya bagi Anda untuk memulai bisnis paket daging grill & shabu-shabu yang bisa langsung mereka masak sendiri tanpa harus repot membeli daging di pasar dan dipotong tipis-tipis.4. Sambal KemasanSumber bisnis ini sangat cocok untuk para pecinta makanan pedas atau orang yang tidak mau repot meracik sambal. Bisnis ini juga dapat melatih Anda untuk berkreasi menentukan rasa dan varian sambal. Indonesia sendiri dikenal dengan ragam macam pilihan sambalnya, yang tiap-tiap daerah memiliki rasa sambal khasnya tersendiri. Apabila Anda memiliki keterampilan membuat sambal khas dari suatu daerah, tentu akan menjadi nilai plus dari produk sambal kemasan yang akan Anda kemasan, pastikan Anda menggunakan kemasan yang aman dan tidak mudah tumpah. Anda tentu tidak ingin produk sambal kemasan yang dijual tumpah dalam pengiriman bukan? Maka dari itu memilih kemasan sambal juga tidak bisa sembarangan. Selain agar aman, kemasan yang baik juga membantu menjaga kualitas sambal agar lebih tahan lama dan nikmat untuk disantap.5. Bahan dan Resep MakananSumber UnsplashIde bisnis ini mungkin belum banyak dijalankan di Indonesia, tetapi di luar negeri ide bisnis ini sudah berkembang pesat. Ide utama dari bisnis ini adalah Anda menyediakan paket bahan makanan sesuai dengan resep yang akan Anda berikan. Contohnya paket Spaghetti Squid Ink. Anda harus menyediakan spaghetti, cumi-cumi, bumbu-bumbu, dan tentu saja panduan resep cara membuatnya. Bisnis ini tentu dapat membantu mereka yang ingin mengasah keterampilan masak mereka selama pandemi berlangsung. Bisnis ini cocok bagi calon konsumen yang tidak mau repot, ingin belajar masak, dan tidak khawatir akan kebersihan 5 ide bisnis kuliner rumahan yang cocok dijalankan di masa pandemi ini. Jika Anda tertarik untuk menjalankan bisnis kuliner, pastikan Anda mendedikasikan waktu untuk melakukan persiapan bisnis secara matang dan menentukan strategi pemasaran apa yang cocok untuk bisnis Anda. Anda juga bisa mempertimbangkan untuk menjual produk kuliner Anda melalui GoFood, GrabFood, Shopee Food, dan platform delivery online lainnya yang akan memudahkan proses berjualan makanan!
BerandaTipsPenerapan Konsep 5W+1H dalam Pengembangan Usaha Kita biasa mengenal konsep 5W+1H dalam istilah jurnalistik. Pedoman ini biasa digunakan para wartawan dalam menggali sumber berita. Konsep 5W+1H ini bisa juga diterapkan dalam ranah pengembangan usaha yang akan dijalankan oleh seseorang. Adapun hal-hal yang harus diperhatikan dalam merencanakan usaha adalah dengan berpedoman pada 5W+1H, sebagai berikut 1. What? apa? maksudnya rencana apa yang ingin kita lakukan - Jenis usaha apa yang ingin kita lakukan?- Apakah bidang usaha yang kita inginkan?- Apakah bentuk usaha yang kita inginkan?- Apakah maksud yang ingin/akan kita capai?- Apakah sasaran yang ingin/akan kita capai?- Apakah tujuan yang ingin/akan kita capai? 2. Where? di mana? - Di mana tempat/lokasi usaha yang akan kita dirikan?- Apakah hanya terfokus satu tempat, dua tempat, ataukah beberapa tempat?- Apakah kita akan melakukan usaha di tempat real toko konvensional atau online shop? 3. When? kapan? - Kapan operasional usaha tersebut mulai dikerjakan dan sampai kapan berakhirnya? - Kapan usaha bisa dimulai? 4. Who? siapa? - Berapa jumlah personil/SDM yang kita butuhkan?- Dari mana dan bagaimana penjaringan merekrut personil-personil tersebut?- Siapa-siapa orangnya yang menurut kita cocok dan pantas serta dapat diajak kerja sama dalam menjalankan usaha kita nanti?- Keterampilan apa yang kita perlukan dari personil tersebut? INFO TERKAIT Optimalkan Peluang Usaha Anda dengan Analisis SWOT, Ini Caranya 5. Why? mengapa? - Mengapa jenis usaha tersebut yang kita pilih?- Mengapa bidang usaha ini yang dipilih?- Bagaimana prospek masa depan usaha ini?- Berkaitan dengan nama, mengapa nama tersebut kita pilih? Apakah nama ini sudah cocok, atau mungkin bisa dicari nama lain?- Mengapa maksud, sasaran, dan tujuan usaha ini sedemikian rupa, apa sudah cocok?- Mengapa lokasi usaha di daerah pasar/pusat perbelanjaan? Mengapa hanya satu tempat?- Mengapa operasional usaha ini baru bisa dimulai tahun depan? Kenapa tidak segera saja dimulai? 6. How? bagaimana? Pertanyaan ini menunjukkan cara, metode, teknik, dan prosedur kerja yang akan dikerjakan. - Usaha yang akan kita kerjakan apakah menggunakan teknik tradisional, modern, atau campuran semi modern?- Usaha yang akan kita kerjakan apakah bersifat padat modal atau padat karya? Silakan ragam pertanyaan tersebut Anda jawab sendiri atau dengan tim. Sebagai bahan pelengkap, bisa dipadukan dengan analisis SWOT. - Baca artikel peluang usaha lainnya DI SINI - Baca info-info lainnya di GOOGLE NEWS
Apa ada bisnis kuliner yang menjanjikan tapi modalnya kecil? Pasti ada dong, bahkan ada banyak jika kamu ingin tahu. Meski begitu tetap saja bisnis ini gak bisa dibilang gampang buat dijalankan. Kamu bakal menghadapi tantangan yang gak mudah. Sebut aja, karena pelanggan lagi sepi maka persediaan bahan baku tersisa banyak, dan sayangnya sebentar lagi expired alias basi. Gak ada yang pengen dong mengalami hal seperti itu? So, bila kamu masih awam dalam bisnis kuliner, maka ada baiknya memulai dengan bisnis kecil aja dulu. Kamu bisa memulai bisnis kecil dengan modal sebesar Rp2 juta sampai dengan Rp5 juta. Nah, buat kamu yang ingin memulai bisnis usaha kuliner, tetapi masih bingung bagaimana memulainya, kamu bisa simak tips berikut ini Tips Memulai Usaha Kuliner Berani Tips memulai usaha kuliner yang pertama adalah dengan berani. Pasalnya, bisnis kuliner di Indonesia sudah menjamur, mulai dari orang biasa, artis hingga pejabat telah memiliki jenis usaha makanan masing-masing. Oleh karena itu, kamu harus berani memulai langkah untuk membuat keputusan membuka usaha makanan atau kuliner. Kamu tidak perlu ragu atau takut jika pada akhirnya usaha yang dirintis gagal atau bangkrut. Pasalnya, setiap kegagalan atau rintangan yang dihadapi bisa menjadi bekal atau pelajaran untuk masa depan. Jangan lupa untuk mengevaluasi setiap kegagalan yang ada, ya. Tapi ingat, berani saja tidak cukup. Kamu juga harus pintar memperhitungkan resiko, terutama resiko keuangan. Resiko keuangan bisa berakar dari banyak hal kamu jatuh sakit dan harus bayar biaya besar untuk rumah sakit, properti bisnis kamu kecurian, dll. Salah satu solusi terbaik untuk mengontrol resiko keuangan adalah dengan mengandalkan asuransi. Modal Awal Usaha Modal merupakan salah satu hal penting sebelum memulai sebuah usaha. Sebelum membuka usaha di bidang kuliner, kamu bisa mencoba menghitung biaya yang dikeluarkan. Jika kamu tidak memiliki modal yang cukup atau memiliki kekurangan modal, ada beberapa cara bisa dilakukan. Kamu bisa mencari rekan untuk diajak kerja sama, meminjam ke ukm atau koperasi, hingga ikut program KUR dari bank. Lokasi Usaha Selain memiliki modal usaha, memilih lokasi untuk usaha merupakan sesuatu yang utama. Pasalnya, lokasi akan menentukan ramai atau tidaknya usaha kulineran kamu nantinya. Sebagai contoh jika kamu ingin membuka kuliner es krim, akan lebih laku jika berada di daerah perkampungan yang banyak anak-anak atau berdekatan dengan area sekolahan. Setelah memilih tempat usaha yang strategis, kamu juga harus memikirkan persaingan yang ada di daerah tersebut. Menu Setelah mendapatkan lokasi usaha yang strategis, kamu bisa menentukan menu yang sesuai. Kamu bisa melakukan riset makanan atau minuman apa saja yang sedang naik daun tetapi tidak ada di daerah tempat akan membuka usaha. Kamu bisa memilih menu yang belum banyak dijual agar dapat mengurangi persaingan yang ada. Inovasi Setelah beberapa tips menjalankan bisnis kuliner di atas, salah satu tips yang tidak boleh ketinggalan adalah melakukan inovasi. Inovasi memang diperlukan di setiap lini bisnis apapun termasuk kuliner. Dengan melakukan inovasi menjadikan bisnis kamu berbeda dengan bisnis sejenis. Kamu bisa melakukan inovasi mulai dari bentuk, warna, tampilan, rasa hingga kreasi pembuatan. Jenis-jenis Usaha Kuliner dengan Modal Kecil Setelah mengetahui tips membuka atau memulai bisnis kuliner di atas, kamu bisa langsung membuka bisnis kamu. Namun, bagi kamu yang masih bingung untuk memilih jenis kuliner apa yang akan dijual, kamu bisa simak jenis-jenis bisnis kuliner yang menguntungkan sebagai berikut 1. Waralaba Minuman Waralaba minuman Kompas Waralaba minuman emang bisa kamu pilih sebagai bisnis pertama mengingat modalnya yang gak kamu tahu nih, cuma dengan modal Rp 2 jutaan aja kamu bisa mendirikan bisnis ini. Bahan baku bakal mereka sediakan, gitu pula dengan banner dan peralatan lainnya. Terus kalau persediaan bahan bakunya udah habis, tinggal telpon aja ke manajemennya. Nanti juga bakal dikirimkan lagi kok. Mereka juga siap membekalimu dengan pelatihan yang diperlukan lho. Kebanyakan waralaba ini berbasis di Jakarta. Namun mereka tetap melayani pengiriman ke luar kota kok. Tunggu apa lagi, segera cari tahu soal waralaba minuman termurah biar cita-cita punya bisnis kulinermu bisa terwujud sekarang. 2. Waralaba makanan Waralaba makanan kompas Setelah minuman, yang kedua tentu aja waralaba makanan. Waralaba makanan juga bisa jadi salah satu bisnis kuliner yang menjanjikan, jika kamu gak salah dalam memilih lokasi. Ketika kamu jualnya jajanan seharga Rp 5 ribu, maka cari aja wilayah seperti sekolahan atau yang dekat dengan pemukiman warga. Pastinya bocah-bocah sekolahan bakal menghampirimu saat di jam istirahat atau jam pulang sekolah. Atau mungkin kamu juga bisa pilih wilayah di sekitar kampus. Mengingat banyak juga anak-anak kuliahan yang gemar beli cemilan-cemilan murah, karena uang jajan mereka gak selalu besar. Tapi, sesuaikan juga ya gimana branding dari waralaba makanan yang kamu pilih. Bila brandingnya terlihat lucu-lucu, maka udah jelas kalau itu pasarnya adalah anak-anak. Modalnya pun sama seperti waralaba minuman, ada yang bisa dimulai dari Rp 2 jutaan juga. Tapi ada juga yang Rp 5 jutaan ke atas. [Baca Murmer! Ini 7 Waralaba Makanan Bermodal Kurang dari Rp 9 Juta] 3. Angkringan Angkringan Kompas Bisnis yang ketiga adalah angkringan. Tahu dong sama tempat makan yang satu ini? Itu lho yang populer banget di Yogyakarta. Angkringan biasanya menyediakan makanan-makanan khas seperti nasi kucing, sate usus, telur, kerang, tahu, dan tempe. Buat minumannya, biasanya yang paling khas adalah susu jahe. Pokoknya, konsep angkringan ini adalah makanan dengan porsi kecil ya. Jelas beda sama yang namanya warteg. Angkringan itu sendiri buka di malam hari. Jadi kamu bisa menargetkan orang-orang pulang kerja sebagai calon pelangganmu. Pengin tahu berapa modal mendirikan bisnis angkringan? Berikut rinciannya. Gerobak angkringan, tikar, meja, terpal Rp 2 juta Gelas kaca dua lusin Rp 40 ribu Sendok dan garpu dua lusin Rp 40 ribu Teko plastik ukuran besar dua pcs Rp 20 ribu Termos Rp 40 ribu Nampan empat buah Rp 20 ribu Tempat sendok Rp 5 ribu Tempat nasi Rp 20 ribu Ember ukuran sedang dua buah Rp 16 ribu Tempat sampah bahan plastik tiga buah Rp 15 ribu Bahan baku makanan buat satu hari Rp 1,5 juta Total investasi awal Rp Lumayan murah, kan? Tapi itu belum termasuk biaya sewa tempat lho. Dan tanpa gaji pegawai. Kalau emang pengin buka di rumah sendiri dan menargetkan orang-orang kompleks jadi pelanggan juga bisa. Toh malem juga gak sedikit anak-anak yang bakal nongkrong di sana. Coba deh buat menargetkan pendapatan bersih Rp 2 jutaan dulu. Baru deh secara perlahan kamu naikkan targetnya. Jangan lupa buat promo di media sosial ya. 4. Gorengan Gorengan Kompas Masa iya bisnis gorengan bisa jadi bisnis kuliner yang menjanjikan? Jelas bisa dong. Sekarang coba lihat deh, berapa banyak abang-abang penjual gorengan di wilayah Jakarta? Di setiap sudut pasti ada, kan? Gorengannya pun itu-itu aja, kan? Kalau gak bakwan, ya tempe, tahu, cireng, pisang molen, atau pisang goreng. Dan bertahun-tahun mereka hidup dengan jualan makanan yang berminyak itu. Jangan salah, gorengan di pinggiran itu juga merupakan street food khas Jakarta. Lama kelamaan, ini juga bakalan jadi kuliner legendaris lho. Berapa modalnya buat berbisnis gorengan? Murah banget tentunya. Nih rinciannya. Gerobak etalase dorong Rp 2,5 juta Kompor dan gas Rp 500 ribu Wajan, spatula, dan serokan Rp 300 ribu Bahan baku Rp 1,3 juta Modal awal Rp 4,6 juta 5. Jajanan pasar Jajanan pasar Kompas Kalau yang ini sih gak mungkin ada matinya. Sampai kapan juga jajanan pasar tetap digemari oleh semua kalangan. Bikin jajanan pasar gak butuh ongkos produksi yang besar. Dengan biaya Rp 30 ribu aja udah bisa bikin dalam porsi yang lumayan banyak. Soal di mana jualnya, coba aja di depan rumah dulu. Atau kamu bisa jual pre-order via online. Dan ketika weekend, terutama Minggu, kamu bisa menjualnya di car free day. Bermodal mobil atau gelar lapak pun jadi. Jika pengin sewa tempat di pasar juga bisa. Tapi ya pastinya kamu bakal bersaing sama pedagang-pedagang pasar lain. Gak masalah kan, asal harga yang kamu tawarkan bersaing bisa deh dapat untung. [Baca 5 Resep Jajanan Pasar dengan Bahan Baku Seharga Rp 30 Ribuan] 6. Bubur Ayam Kalau yang satu ini biasanya diburu oleh siapa aja yang nyari sarapan pagi. Dan biasanya, makanan yang satu ini gampang laris lewat promosi mulut ke mulut. Kalau emang gak pengin sewa tempat juga bisa kok. Tinggal jalan-jalan aja ngider dari rumah ke rumah. Kalau berhasil, jangankan beli motor, haik haji juga bisa bos! Berikut modal awal yang harus kamu siapkan. Gerobak Rp 2 juta Dandang stainless dan peralatan lain Rp 400 ribu Kompor gas, regulator, dan tabung Rp 500 ribu Beras putih lima kilogram per hari Rp 75 ribu Bumbu-bumbu dan kecap Rp 500 ribu Daging ayam utuh tiga ekor Rp 90 ribu Modal awal Rp Walau tergolong murah, tapi berhubung target pasar bubur ayam adalah orang yang nyari sarapan, maka kamu harus rajin bangun pagi nih. Dan ketika ngolah ayam, usahakan dagingnya kamu beli dalam keadaan beku atau dingin, biar tetap segar. 7. Gado Gado Gado gado Kompas Gado-gado juga jadi salah satu bisnis kuliner yang menjanjikan. Soalnya, makanan ini tergolong sehat dan harganya murah. Tentu pas banget buat makan siang karyawan-karyawan kantoran yang lagi pengen diet. Soal permodalannya juga gak mahal-mahal banget. Apalagi, gado-gado ini gak membutuhkan kompor dan minyak karena bahan makanannya udah dikukus dari rumah. Yuk cari tahu berapa modal awalnya. Gerobak Rp 2 juta Ulekan batu Rp 100 ribu Pisau dan sebagainya Rp 200 ribu Bahan baku buat satu hari Rp 300 ribu Total modal awal Rp 2,6 juta Tuh, murah kan. Tapi tantangannya lumayan gede nih. Kamu tahu kan kalau makanan ini isinya sayur-sayuran, telur, lontong, dan sebagainya. Bahan makanan ini cenderung cepat basi dan gak bisa disimpan sampai besok. Ketika sepi pelanggan, pasti jadi mubazir tuh bahan makanannya. Jadi usahakan deh buat nyari pelanggan di dekat perkantoran. Gak apa-apa deh keluarkan uang ekstra buat biaya sewa tempat. 8. Roti Bakar Selain beberapa makanan yang telah disebutkan di atas, roti bakar juga merupakan ide bisnis kuliner yang menjanjikan. Makanan ini memiliki bahan baku yang terbilang gampang didapat dan harganya pun relatif murah. Kamu bisa memulai bisnis ini dengan modal kecil di bawah Rp2 jutaan. Kamu bisa mengkreasikan roti bakar kamu dengan menggunakan bahan-bahan yang tidak umum seperti green tea, cokelat batangan, dan nutella. 9. Nasi Goreng Hampir sebagian besar masyarakat Indonesia menyukai menu nasi goreng. Aroma khas nasi goreng Indonesia memang banyak digemari hingga mancanegara lho. Walaupun banyak jenisnya, nasi goreng tetap diminati baik nasi goreng gerobak pinggir jalan ataupun nasi goreng restoran. Lebih lanjut, modal yang dibutuhkan juga terbilang tidak terlalu besar, kamu bisa memulai usaha ini dengan modal kecil. Nasi goreng bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan karena dengan modal yang sedikit, kamu bisa mendapatkan keuntungan besar. 10. Frozen Food Selain beberapa pilihan ide bisnis kuliner di atas, frozen food bisa menjadi pilihan bisnis kuliner. Saat ini bisnis kuliner frozen food sedang naik daun karena praktis tinggal digoreng atau dimasukan ke dalam microwave. Beberapa makanan frozen food yang laku dijual adalah nugget, sosis, risoles, samosa, dan hingga kebab siap saji. Kamu bisa mencari supplier dengan harga yang murah di pasar atau langsung ke pabrik. Kamu bisa memulai bisnis ini dengan menyetok makanan atau dengan cara pre order. Itulah, 10 jenis usaha kuliner yang berguna buat menambah penghasilan. Walaupun bisa dimulai dengan modal kecil, namun bukan berarti ini gampang ya. Jika kamu memiliki pertanyaan lainnya seputar cara memulai bisnis atau masalah-masalah yang dihadapi saat menjalani bisnis, tanyakan langsung ke para ahli di bidang bisnis di Tanya Lifepal.