1 PENGERTIAN KAIDAH-KAIDAH ILMU TAFSIR. Kaidah-kaidah tafsir dalam Bahasa Arab dikenal dengan istilah qawa’id al-tafsir, terdiri dari dua kata yaitu qawa’id dan al-tafsir. Kata ﻗﻭﺍﻋﺩ merupakan bentuk jamak dari ﻗﺎﻋﺩﺓ yang berarti undang-undang, peraturan, dan asas. Secara istidah didefinisikan dengan undanng-undang ADAB AMAR MAKRUF NAHI MUNGKAR KONSEP AMAR MAKRUF NAHI MUNGKAR AMAR MAKRUF – menyeru manusia melakukan kebaikan NAHI MUNGKAR – mencegah daripada melakukan kemungkaran atau maksiat CONTOH AMAR MAKRUF CONTOH NAHI MUNGKAR Menyeru umat islam mentaati Membenteras kecurian di & melaksanakan perintan Allah kawasan perumahan Menyeru umat islam Mencegah lumba motor mempelajari fardhu ain & farhu Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah Makalah Ulumul Qur'an, Amar dan Nahi Munkar. August 15, 2017. BAB I. PENDAHULUAN. I. Latar Belakang. Telah dijelaskan bahwa hukum syar’i itu adalah khitab (titah) Allah yang berhubungan dengan perbuatan mukallaf dalam bentuk tuntutan, pilihan dan ketentuan. Khitab dalam tuntutan ada dua bentuk, yaitu tuntutan untuk mengerjakan dan tuntutan a. Al-Qur’an. Sumber utama penafsiran mereka adalah Al-Qur’an sendiri, yakni pernyataan ayat Al-Qur’an yang mempunyai relevansi yang sama dengan pernyataan ayat lain yang sedang dibahas dan ditafsirkan. Al-Qur’an itu ibarat jalinan kalung yang satu dengan yang lainnya saling terkait dan menjelaskan. Maka di lingkungan sahabat muncul orang yang kita kira terjatuh dalam kemungkaran menganggapnya masih boleh. Walhamdulillah, penuh faedah dari hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang luar biasa. Moga kita semakin bijak dalam berdakwah dan amar makruf nahi mungkar. Referensi: Jaami’ Al-‘Ulum wa Al-Hikam. Cetakan kesepuluh, Tahun 1432 H. Penerbit Muassasah Ar-Risalah. Dalam usaha memahami isi dan kandungan Al-qur’an secara baik dan benar, sudah barang tentu kita wajib mengetahui seluk beluk yang terdapat dalam Al-Qur’an itu sendiri. Ilmu-ilmu bantu dalam penafsiran Al-Qur’an menjadi sangat diperlukan bahkan wajib bagi pelajar untuk memahami secara mendalam serta dapat mempraktikkannya pada ayat-ayat Al Sedangkan an-nafs artinya nafsu. Mengutip Al-Qur’an dan Hadist Sebagai Pedoman Hidup yang disusun Irpan, S.Pdi dkk, mujahadah an nafs adalah pengendalian diri sebagai upaya untuk tetap berada dalam kebaikan dan terhindar dari sifat-sifat yang dapat membinasakan dirinya, orang lain, maupun lingkungan. WAAfBg5.